SAAT KHUTBAH JUMAT, TIDAK BOLEH MENGUCAPKAN ‘YARHAMUKALLAH’ DAN MENJAWAB SALAM

✍🏻 Al Lajnah Ad Daimah
diketuai Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah

❓ Tanya:
Jika ada seseorang yang bersin lalu memuji Allah, atau ada seseorang yang mengucapkan salam kepada saya, saat imam berkhutbah salat Jumat, apakah saya boleh menjawabnya atau tidak? Apakah boleh berbicara saat imam duduk di antara dua khutbah?

💡 Jawab:
لا يجوز تشميت العاطس، ولا رد السلام، والإمام يخطب، على الصحيح من أقوال العلماء؛ لأن كلا منهما كلام،وهو ممنوع والإمام يخطب؛ لعموم الحديث، والأصل إجراؤه على عمومه حتى يثبت ما يدل على تخصيصه.

❌ “Tidak boleh mengucapkan ‘Yarhamukallah’ kepada orang yang bersin, tidak boleh pula menjawab salam, dalam kondisi imam berkhutbah, menurut pendapat yang benar dari para ulama, karena keduanya ini termasuk berbicara kepada orang lain.

📝 Berbicara kepada orang lain dilarang saat imam berkhutbah berdasarkan keumuman hadis. Hukum asalnya adalah menerapkan keumuman ini, hingga ada dalil yang mengecualikannya.

وأما الكلام المباح فيجوز عند السكتة بين الخطبتين على الصحيح؛ لعدم دخوله في عموم حديث النهي عنه والإمام يخطب.

📝 Adapun berbicara yang mubah, boleh saat berhenti sejenak antara dua khutbah, menurut pendapat yang benar. Karena ini tidak termasuk dalam keumuman hadis yang melarang berbicara saat imam berkhutbah.”

📚 Majmu’ Fatawa Al Lajnah Ad Daimah
•┈┈•┈┈•⊰✿🕋✿⊱•┈┈•┈┈•
#jumat #fatwa #lajnah #IbnuBaz #khutbah #khatib

🌍 Website: tashfiyah.com ||| telegram.tashfiyah.com
📱 Gabung Channel Majalah Tashfiyah : bit.ly/tashfiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *