SAAT KHATIB JUMAT MENYEBUT NAMA RASULULLAH DAN BERDOA, APA YANG DILAKUKAN MAKMUM?

✍🏻 Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah mengatakan,

وتسن الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم إذا سمعها من الخطيب، ولا يرفع صوته بها؛ لئلا يشغل غيره بها. ويسن أن يؤمّن على دعاء الخطيب بلا رفع صوت.
قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله : “ورفع الصوت قدام الخطيب مكروه أو محرم اتفاقا، ولا يرفع المؤذن ولا غيره صوته بصلاة ولا غيرها” اه.
ويلاحظ أن هذا الذي نبه عليه الشيخ لا يزال موجودًا في بعض الأمصار؛ من رفع الصوت بالصلاة على الرسول أو غير ذلك من الأدعية حال الخطبة أو قبلها أو بين الخطبتين، وربما أن بعض الخطباء يأمر الحاضرين بذلك، وهذا جهل وابتداع لا يجوز فعله.

💐 “Disunnahkah untuk bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam jika mendengarnya dari khatib. Namun dia tidak mengeraskan suaranya agar tidak menyibukkan orang lain.

🔊❌ Disunnahkan mengamini doa khatib namun tanpa mengeraskan suara.

💐 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, ‘Mengeraskan suara di depan khatib hukumnya disepakati makruh atau haram. Muazin atau selainnya tidak boleh mengeraskan suaranya untuk bershalawat dan yang lainnya.’ —selesai kutipan—

🌻 Perhatikan bahwa apa yang diperingatkan oleh Syaikhul Islam tetap ada sekarang di beberapa tempat. Yakni, berupa mengeraskan suara shalawat kepada Rasulullah ﷺ dan yang lainnya, baik berdoa saat khutbah, sebelum khutbah, atau di antara dua khutbah. Kadang, sebagian khatib memerintahkannya kepada hadirin. Ini semua adalah kejahilan dan bidah yang tidak boleh dilakukan.”

📚 Al Mulakhash Al Fiqhiy hlm. 255
——————————————
#jumat #fauzan #fikih #khutbah #syaikhulislam #doa #shalawat #muazin

🌍 Website: tashfiyah.com ||| telegram.tashfiyah.com
📱 Gabung Channel Majalah Tashfiyah : bit.ly/tashfiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *